Selasa, 06 Maret 2012

Bahaya Implan Payudara Pada Wanita

Bahaya implan payudara pada wanita - Untuk memperindah payudara, tidak sedikit wanita yang menjalani operasi plastik atau implan payudara. Meski terbilang aman jika dilakukan ahli bedah terpercaya, prosedur ini tetap menyimpan risiko. Artikel ini akan mebahas gejala ,akibat serta pengobatan akibat implan payudara.

Implant Payudara atau istilah luarnya Breast Implant adalah suatu prosedur bedah plastik untuk menambah volume payudara dengan memasukkan implant silicon padat ke dalam payudara tepatnya dibawah kelenjar susu ( ASI), jadi bagi yang merasa sudah cukup mempunyai anak dan berencana tidak menambah lagi prosedur ini cocok untuk dikerjakan tentunya payudaranya sudah mulai kendor dan kekurangan massa. Sehingga payudara akan terlihat lebih padat dan berisi.


Bahaya Implan Payudara Pada Wanita

Menurut penelitian terbaru terungkap ada risiko baru yang membahayakan akibat menjalani implan payudara. Wanita yang melakukan prosedur ini memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker langka di sekitar silikon payudara mereka.

Di dunia kedokteran estetika, silikon dikenal sebagai implan tambahan pembentuk payudara. Alasannya,selain sifatnya yang tidak berbau, tahan suhu tinggi dan tahan air silikon juga mempunyai sifat aman dan ergonomis selagi pemakaiannya benar. Operasi implan silikon untuk payudara bagi perempuan ternyata banyak mengandung risiko kesehatan, terutama jika terjadi peradangan pada payudara dan akhirnya menyebabkan silikonnya pecah.

Keburukannya, silikon bisa membawa malapetaka bila penggunaanya tidak disertai saran dokter. Karenanya diperlukan pemantauan dan pemeriksaan payudara rutin jika sudah lebih dari tiga tahun.

Berikut ini kisah tragis dan menyakitkan dari dari ribuan wanita yang menggunakan implan payudara

1. Meletus dan Meradang
Seperti apa yang tertulis diatas, implan payudara mempunyai kemampuan untuk meletus sewaktu-waktu. Hal ini pun terjadi pada Lindsey Easeman wanita asal Inggris. Payudara sebelah kanannya meletus dan meradang. Dengan kondisi yang meradang, kemudian muncul benjolan yang mengakibatkan payudaranya diangkat bersama gel implan produksi PIP.

2. Meletus Saat Penerbangan
Naas betul nasib perempuan asal Rusia ini. Ia harus dirawat secara intensif setelah saat terbang dari Moskow menuju California implant tersebut terus membesar hingga ukuran F dan akhirnya meletus. Implan tersebut meletus karena tak dapat menahan perbedaan tekanan saat di pesawat.

Gejala Penyakit Akibat Implan Payudara
Sebagian besar perempuan tidak memiliki dan menyadari tanda-tanda atau gejala yang muncul saat implan silikon payudara tersebut pecah. Padahal terkadang ada gejala yang timbul, seperti :
  1. Nyeri, rasa terbakar, kesemutan, bengkak, mati rasa atau kemerahan pada payudara yang implan silikonnya pecah.
  2. Adanya benjolan atau sesuatu yang keras di sekitar implan atau ketiak.
  3. Terjadi perubahan bentuk atau ukuran dari payudara.
  4. Payudara menjadi lebih lembek atau justru mengalami pengerasan.
Jika seseorang mengalami satu atau lebih gejala itu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter. Kondisi implan payudara silikon yang pecah bisa diketahui melalui pemeriksaan mammogram, ultrasound, CT scan atau MRI payudara.

Apakah pemasangan implant akan menyebabkan tumor payudara ?

Sampai saat ini belum ada bukti kearah itu. Persiapan apa yang perlu dilakukan sebelum operasi ?

Stοр alcohol, rokok minimal 2 minggu sebelum tindakan, hal tersebut dapat mengganggu penyembuhan luka.

Pemeriksaan USG payudara dan mammografi mendeteksi apakah ada tumor di payudara.

Bagaimana upaya penyembuhan setelah terkena efek samping implan payudara ?

Diperkirakan, 5-10 juta wanita di seluruh dunia menggunakan implan payudara dengan alasan kesehatan atau kecantikan. 
sumber: http://www.iniunik.web.id/2012/02/bahaya-implan-payudara-pada-wanita.html#axzz1oLjISbUV
◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright © 2014 Sparkleandco Blog's All Rights Reserved. Support by Saatnya.com